Follow us:

Allah dan Rasul-Nya Murka Pada Orang yang Suka Berkhianat

Salah satu perilaku yang sangat dibenci Allah dan Rasul-Nya adalah berkhianat. Seseorang yang berkhianat pada kesepakatan yang telah dibangun atau terhadap amanah yang diberikan, akan menemui kemalangan dalam hidupnya. 

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Siapa berkhianat kepada teman kerjasamanya, dalam hal temannya telah mengamanatkan padanya dan meminta ia untuk menjaga terhadap sesuatu. Maka aku (Nabi) itu lepas tangan dari orang yang khianat.” (HR. Abu Ya’la dan Baihaqi)

Maksud nabi berlepas tangan adalah bahwa kelak di hari kiamat, nabi tidak akan mempedulikan orang-orang yang berkhianat. Maka dari itu, ketika menjalin kerjasama untuk suatu bisnis, jagalah kesepakatan yang telah dibangun dan jangan sekali-kali berkhianat. Sebab khianat akan menghancurkan hubungan dan membuat orang lain menjadi tidak percaya. Begitu pun ketika  diberi amanat berupa jabatan dalam pemerintahan maka jangan sekali-kali berkhianat dengan melakukan korupsi. 

Orang yang berkhianat sejatinya tengah menutup pintu-pintu keberkahan dan rahmat Allah baginya. Sebab, semakin dia sering berkhianat semakin banyak orang yang tidak akan mempercayainya. 

Diriwayatkan Abu Dawud dan Al-Hakim bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Allah berfirman, “Aku yang ketiga dari dua orang yang menjalin kerjasama. Selagi tidak berkhianat salah satu di antara mereka kepada temannya. Apabila telah berkhianat seseorang, maka Aku keluar dari keduanya.” 

Maksud dari hadits ini adalah bahwa Allah menyukai dan akan membersamai orang-orang yang menjalin kerjasama untuk sesuatu perbuatan kebaikan seperti kerjasama dalam berbisnis dan lainnya. Maka Allah akan menurunkan rahmat-Nya, keberkahan, dan membuka peluang-peluang bagi mereka yang menjalin kerjasama untuk menuju keberhasilan. 

Akan tetapi bila ada yang berkhianat, Allah akan menutup atau mencabut semua keberkahan dari kerjasama yang telah dibangunnya. Sehingga karena pengkhianatan yang dilakukan, seseorang itu akan menjadi tidak tenang dalam hidupnya. Lantas hidupnya terpuruk dan hanyut dalam godaan setan. 

Maka tak sedikit kita mendapati orang-orang yang dulunya sukses dalam bisnis dan hidup kaya raya, namun karena berkhianat lalu usahanya hancur dan hidupnya berantakan. 

Dan ketahuilah khianat itu adalah salah satu tanda daripada orang munafik. Sungguh, Allah dan Rasul-Nya tidak menyukai orang-orang yang munafik.

Rasulullah bersabda, Ada empat perkara yang barang siapa memiliki empat perkara itu, maka dalam dirinya ia benar-benar munafik. Dan barang siapa dalam dirinya memiliki satu dari empat perkara itu, maka pada dirinya ada sebagian sifat munafik hingga ia meninggalkannya. (Yaitu) jika ia berkata maka dia dusta, dan ketika ia diamanati dia berkhianat, ketika dia janji dia mengingkarinya, dan ketika ia berselisih maka ia meledak-ledak.” (Muttafaq Alaih).

Oleh karena itu, ketika melakukan perjanjian dengan siapa pun, seorang muslim tidak boleh berkhianat dengan bentuk apapun. (UYR/Republika)

Share This:
Tags: , ,

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved