Di Gaza, Satu Anak Meninggal Setiap Jam Akibat Serangan Israel
Setidaknya 14.500 anak Palestina meninggal dunia dalam serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza sejak Oktober 2023, kata badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) pada Selasa (24 November 2024).
“Satu anak terbunuh setiap jam. Ini bukan sekadar angka. Ini adalah kehidupan yang terenggut,” kata UNRWA dalam sebuah pernyataan.
“Pembunuhan anak-anak tidak dapat dibenarkan. Mereka yang selamat mengalami luka fisik dan emosional.”
Karena tidak mendapat hak mendapatkan pendidikan, kata badan PBB itu, anak laki-laki dan perempuan Palestina di Gaza menyisir puing-puing di daerah yang sudah hancur itu.
“Waktu terus berjalan bagi anak-anak ini. Mereka kehilangan nyawa, masa depan, dan terutama harapan mereka,” lanjut UNRWA.
Israel terus melancarkan perang genosida di Jalur Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.
Lebih dari 45.300 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak meninggal dunia dan lebih dari 107.700 orang terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Bulan November 2024 lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza. (UYR/Anadolu)
Copyright 2023, All Rights Reserved
Leave Your Comments