Follow us:

Bahaya Meninggalkan Shalat Meski Hanya Satu Kali

Nabi Muhammad SAW telah memberi peringatan tentang orang yang tidak mengerjakan shalat meski hanya satu kali. Dalam hadits dari Naufal bin Mu’awiyah radhiyallaahu ‘anhu bahwasanya Nabi ﷺ bersabda,

«مِنْ مَنْ فَاتَتْهُ صَلَاةٌ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُ»

“Barang siapa kehilangan satu shalat, maka seakan-akan dia kehilangan keluarga dan hartanya.” (HR Ibnu Hibban)

Maulana Zakariyya Al Khandahlawi menjelaskan, biasanya shalat terabaikan karena sibuk dengan keluarga dan harta. Nabi bersabda, “Jika harta telah melalaikan satu shalat saja, maka kita harus bersedih seolah-olah kita telah kehilangan seluruh keluarga dan harta kita, tinggal kita sendirian di rumah.”

Jadi, betapa banyak kerugian jika kehilangan semua itu, sebanyak itu pula kerugian kita bila meninggalkan shalat. Begitu pula sejauh mana kita bersedih karena kehilangan keluarga dan harta kita. Sejauh itu pula hendaknya kita bersedih jika kehilangan shalat.

Maulana Zakariyya juga menjelaskan sejumlah ancaman lain bagi orang yang meninggalkan shalat. Maulana Zakariyya mengutip sejumlah hadits. Di antaranya,

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Penghubung antara seseorang dengan kekufuran adalah meninggalkan shalat.” (HR Ahmad, Muslim)

Sabda Nabi lainnya, “Barang siapa terlepas satu shalatnya, seolah-olah ia telah kehilangan seluruh keluarga dan hartanya.” (HR Ibnu Hibban-At Targhib)

Maulana Zakariyya mengatakan, masih banyak hadits lainnya mengenai hal ini. Sabda Nabi, “Bersegeralah shalat ketika hari mendung. Barang siapa meninggalkan shalat dapat menjadi kufur.”

Menurut Maulana Zakarriyya, maksudnya adalah, jangan sampai karena cuaca mendung membuat kita tidak mengetahui waktu shalat yang tepat. Sehingga, shalat terlewatkan.

Betapa keras Nabi memberi peringatan untuk orang yang meninggalkan shalat. Sehingga, beliau berfatwa bahwa orang yang meninggalkan shalat jatuh dalam kekufuran.

Meskipun, sebagian ulama berpendapat bahwa hukum kufur dijatuhkan kepada orang yang mengingkari shalat, bagaimanapun juga ancaman ini sangat keras. Oleh sebab itu, barangsiapa di hatinya terdapat keagungan Nabi SAW, maka peringatan ini sudah sangat keras baginya. (UYR/Republika)

Share This:

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved