Follow us:

Arab Saudi Perketat Aturan, Larang Jamaah Tiduran di Masjidil Haram

Otoritas Arab Saudi kembali mengetatkan aturan di kawasan Masjidil Haram. Pemerintah menegaskan larangan bagi jamaah untuk menghamparkan alas tidur, sajadah, maupun berbaring di koridor dan area publik sekitar masjid suci tersebut.

“Kami meminta seluruh jamaah untuk tidak beristirahat di lorong, koridor atau ruang publik. Area ini harus tetap bebas agar arus pergerakan tidak tersendat,” ujar juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha, Jumat (12 Desember 2025).

Ichsan mengatakan, aturan ini sebenarnya bukan hal baru, namun diperkuat menyusul meningkatnya kepadatan jamaah yang terus mengalir ke Makkah menjelang puncak musim ibadah.

Menurutnya, kebiasaan sebagian jamaah yang beristirahat sembarangan membuat jalur thawaf, akses menuju tempat shalat dan pintu masuk masjid berpotensi tersumbat, terutama pada jam-jam sibuk.

Petugas juga mengalami kesulitan bergerak cepat bila terjadi insiden medis atau keadaan darurat lainnya. Dalam kondisi sesibuk Masjidil Haram, keterlambatan detik saja bisa berdampak besar bagi keselamatan jamaah.

Pemerintah Saudi menekankan bahwa menjaga kelancaran mobilitas jamaah merupakan bagian dari adab dan penghormatan di tanah suci.

“Koridor dan ruang publik adalah fasilitas bersama yang harus dijaga. Mengubahnya menjadi tempat istirahat bertentangan dengan semangat ibadah haji,” kata Ichsan.

Selain penertiban perilaku di area masjid, Kementerian Haji dan Umrah menyerukan agar jamaah memperbarui data melalui platform digital Nusuk Haji. Sistem ini dimaksudkan untuk mempercepat proses administrasi, verifikasi identitas, serta menyediakan informasi terbaru terkait aturan dan layanan haji.

“Kami berharap dengan data yang lebih rapi, tidak ada jamaah yang terhambat layanan atau tersesat karena masalah teknis,” imbuhnya.

Saudi menegaskan bahwa disiplin dan ketertiban bukan hanya aturan lapangan, tetapi bagian dari ibadah itu sendiri. Sikap saling menghormati dan menempatkan kepentingan bersama di atas ego pribadi menjadi tanggung jawab moral setiap jamaah, bukan hanya aparat. (UYR/MINA)

Share This:

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved