Follow us:

Euforia Idul Fitri di Jeddah: Food Truck Jadi Pusat Kuliner dan Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Jeddah, Arab Saudi tahun 2026 ini menghadirkan suasana berbeda. Warga tidak hanya berkumpul di rumah atau restoran, tetapi juga turun ke jalan untuk menikmati pengalaman kuliner yang kian populer: food truck dan warung makan kaki lima.

Dari kawasan bersejarah Al-Balad hingga wilayah pesisir Obhur Utara, deretan truk makanan dan bastas dipadati pengunjung dari berbagai kalangan. Suasana meriah ini menjadi simbol kebersamaan, sekaligus bentuk dukungan terhadap usaha kecil yang terus berkembang di kota tersebut.

Tren ini sebenarnya mulai menguat sejak Ramadan 1447 H, didorong oleh popularitas media sosial seperti TikTok yang dipenuhi video viral seputar kuliner jalanan Jeddah. Memasuki Idul Fitri, antusiasme tersebut tidak surut—justru semakin meningkat, dikutip dari laman Arab News, Selasa (31 Maret 2026).

Food truck kini tak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang sosial. Berjejer di kawasan perumahan hingga lokasi rekreasi, tempat ini menjadi titik temu bagi teman, keluarga, hingga pasangan untuk menghabiskan malam bersama. Ragam kuliner yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari makanan gurih seperti burger dan taco hingga aneka hidangan penutup yang menggoda.

Shahla Nazer, warga Jeddah, menyebut fenomena ini sebagai bagian yang tak terhindarkan dari perayaan Idul Fitri di kota tersebut.

“Setelah kunjungan keluarga dan makan malam, semua orang ingin keluar. Food truck jadi pilihan paling mudah dan menyenangkan,” ujarnya.

Ia mengaku memiliki favorit tersendiri, terutama untuk hidangan penutup.

“Saya selalu menantikan crepes, wafel, atau es krim lembut. Rasanya malam Idul Fitri memang harus ditutup dengan sesuatu yang manis,” katanya, seraya menyebut salah satu tempat favoritnya, Triple 3, yang dikenal dengan minuman matcha-nya.

Sementara itu, Tamara Abulfaraj merekomendasikan tempat lain bagi pecinta dessert, seperti Riche yang menyajikan cheesecake dengan sentuhan kreatif, serta Cookie Scoop untuk hidangan penutup hangat yang nyaman dinikmati di malam hari.

Kawasan Al-Mohammadiyyah menjadi salah satu titik favorit warga. Di sini, banyak food truck berkumpul dalam satu area, memungkinkan pengunjung untuk berjalan santai sambil mencicipi berbagai jenis makanan.

“Suasananya hidup dan penuh energi, terutama saat Idul Fitri,” kata Nazer.

Abulfaraj pun sepakat. Menurutnya, konsep ini memberikan pengalaman unik: menikmati beragam kuliner dalam satu lokasi sambil merasakan atmosfer liburan yang hangat dan meriah.

Dengan fleksibilitas bagi pelaku usaha serta kemudahan bagi pelanggan, food truck kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat Jeddah. Dalam beberapa tahun terakhir, budaya ini berkembang pesat dan menjelma menjadi tradisi modern yang mewarnai Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H.

“Jeddah terasa sangat hidup selama liburan. Area food truck memberi ruang santai untuk berkumpul, berjalan-jalan, dan mencoba makanan baru. Ini mencerminkan budaya sosial dan kuliner kota saat ini,” tutup Abulfaraj. (UYR/Liputan6)

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved