Raih Adhi Manawa Nugraha BKN, Kemenag Dukung Penerapan Manajemen Talenta
Kementerian Agama untuk kali pertama meraih penghargaan Adhi Manawa Nugraha Pratama dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Penghargaan ini diserahkan Kepala BKN, Zudan Arif Fakhruloh, pada puncak Perayaan HUT ke-78 BKN bertema “Memudahkan, Melindungi, dan Membahagiakan ASN”, 6 Juni 2026.
Apresiasi ini merupakan pengakuan atas komitmen dan kontribusi Kemenag dalam mendukung pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) secara menyeluruh di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
“Menteri Agama berkomitmen akan menjadi role model serta mendukung penuh penerapan Manajemen Talenta dan penghargaan yang diberikan kepada Kemenag bukan hanya sebagai simbol kebanggaan saja, melainkan cerminan dari transformasi nyata tata kelola kepegawaian yang telah dijalankan secara konsisten dan terukur kepada 351.480 ASN Kemenag,” terang Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin di Jakarta, Minggu (7 Juni 2026).
Menurut Sekjen Kemenag, manajemen kepegawaian yang baik tidak cukup hanya berfokus pada rekrutmen. Lebih dari itu, manajeman juga harus menyentuh seluruh siklus karier pegawai, mulai dari pengembangan dan penilaian kompetensi, perlindungan hak pegawai, hingga optimalisasi potensi individu.
“Semoga penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh pengelola kepegawaian untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi ASN Kemenag yang lebih profesional,” harapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Biro SDM Kemenag Muhammad Zain. Menurutnya, penghargaan ini juga mengonfirmasi bahwa BKN secara objektif menilai Kemenag berhasil mempercepat mobilitas layanan ASN, memangkas hambatan birokrasi, serta memberikan kepastian dan keadilan jalur pengembangan karier bagi seluruh pegawainya.
”Komitmen kuat seluruh komponen pimpinan dan satuan kerja sangat dibutuhkan dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan kepegawaian yang berorientasi pada kebutuhan pegawai sekaligus pemenuhan kebutuhan organisasi. Sistem manajemen ASN Kemenag mampu menjaga keseimbangan antara kedua kepentingan tersebut,” paparnya.
Sejumlah kebijakan inovatif, kata M Zain, diimplementasikan Kemenag, salah satunya melalui Biro SDM, sebagai wujud nyata transformasi tata kelola kepegawaian. “Kesetaraan dan aksesibilitas layanan bagi ASN dalam pencantuman gelar akademik dan gelar profesi, pelaksanaan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional dan Jabatan Manajerial, percepatan usul kenaikan pangkat, penguatan independensi seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), serta keseriusan penyiapan infrastruktur manajemen talenta merupakan sebagian indikator utama yang dinilai baik oleh BKN,” ujarnya.
Kepala Bagian Pemetaan dan Kompetensi ASN, Drajat Gandhy Rahmadi, menambahkan, efisiensi layanan kepegawaian juga menjadi prioritas utama Biro SDM melalui penerapan standar layanan kepegawaian. Standar ini dirancang untuk memberikan kepastian layanan kepada ASN sekaligus mendorong akuntabilitas pengelola kepegawaian di seluruh satuan kerja Kemenag.
“Permohonan layanan yang disampaikan ke Sekretariat Jenderal atau Biro SDM oleh pengelola kepegawaian kami minta dikirim melalui aplikasi HRMS. Dokumen yang dibutuhkan, syarat yang diperlukan, dan lini masa layanan yang real-time pada aplikasi tersebut membuktikan bahwa Biro SDM sangat responsif dan efisien dalam melayani,” papar Drajat Gandhy Rahmadi.
Kehadiran aplikasi HRMS merupakan bagian tak terpisahkan dari transformasi digital yang dilakukan Biro SDM sebagai wujud modernisasi layanan. Akselerasi digitalisasi ini tidak hanya mempercepat proses layanan, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akurasi data kepegawaian di seluruh unit kerja Kemenag.
“Datamu adalah kariermu” merupakan pesan yang kerap disampaikan oleh Menteri Agama. Tagline ini menggambarkan bahwa data pegawai yang selalu diremajakan, berbasis kualifikasi, kinerja, kompetensi, integritas, dan moralitas akan menghadirkan kesempatan karier yang baik bagi pegawai. Tujuan pengembangan karier adalah menjaga keselarasan potensi individu dengan kebutuhan organisasi, sekaligus menjamin kepastian dan kejelasan arah pengembangan karier ASN. Hal tersebut mustahil terwujud tanpa partisipasi aktif dan komitmen seluruh komponen organisasi.
Biro SDM Kemenag menegaskan niatnya untuk terus berinovasi dan menghadirkan tata kelola yang berpihak pada ASN, selaras dengan arah pembangunan nasional, bahwa Kemenag melayani dengan sepenuh hati. Penghargaan Adhi Manawa Nugraha ini bukan titik akhir. Ke depan, banyak capaian dan target prestasi besar lainnya yang menanti. Biro SDM optimistis bahwa tata kelola SDM yang kuat, transparan, dan berkeadilan akan berkontribusi pada peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan publik. (UYR/Kemenag)
Copyright 2023, All Rights Reserved
Leave Your Comments