Follow us:

Bela Mantan Artis, Zakir Naik: Bollywood Bukan Jalan Hidup Muslim

                                                                                       

Darussalam.id, New Delhi – Kristolog dan pendiri Islamic Research Foundation (IRF) Dr. Zakir Naik mengatakan bahwa “Bollywood tidak sesuai dengan jalan hidup seorang Muslim.” Pernyataan itu muncul merespon aktor Dangal Zaira Wasim, yang telah berhenti berakting di film.

Naik, menanggapi pertanyaan kepada Wasim saat dia men-tweet sebuah ayat dari al-Quran sehubungan dengan serangan belalang di India.

“Saya mengucapkan selamat kepada Zaira dan mendukung keputusannya untuk berhenti dari Bollywood. Menurut saya, sebagian besar jalan Bollywood tidak sesuai dengan jalan hidup Muslim,” kata Naik, yang saat ini tinggal di Malaysia.

Dibutuhkan keberanian dan pengorbanan bagi seseorang untuk keluar dari Bollywood, ujarnya, lalu menambahkan, “Saya menghargainya. Semoga Allah membalasnya berkali lipat. Siapa pun yang meninggalkan dosa dan menempuh jalan yang lurus, Allah akan membalasnya. Semakin besar dosa, semakin besar pula hadiahnya. Anda perlu nyali untuk menghentikannya,” kata Naik.

Terkait tweet Wasim tentang segerombolan belalang yang menyerang beberapa bagian India, dia mengatakan hanya memposting ayat tersebut dan tidak menyinggung apapun. Wasim men-tweet: “Jadi Kami mengirim kepada mereka banjir dan belalang dan kutu dan katak dan darah: Tanda-tanda secara terbuka menjelaskan diri sendiri, tetapi mereka dipenuhi dengan kesombongan – orang-orang diberikan dosa. (al-Quran Surat Al-A’raf ayat 133).”

“Media, sayap kanan atau yang mendukung pemerintah ini, telah mengambil kutipan, menambahkan informasi mereka sendiri dan memfitnah Zaira. Media menyindir bahwa dia merujuk ke India,” kata Naik.

Dia menambahkan bahwa belalang banyak ditemukan di Afrika Timur, bagian dari Pakistan dan India.

“Ketika dia tidak menyebutkan negara mana pun, mereka (media) telah memfitnahnya. Inilah yang sebenarnya terjadi pada saya pada Juli 2016. Seseorang Rohan (Imitiaz), yang adalah penggemar saya di Facebook, terlibat dalam serangan teroris Dhaka. Mereka menuduhnya terinspirasi oleh Naik untuk menyerang. Saya memiliki 2,5 juta pengikut. Apakah saya bertanggung jawab jika mereka melakukan sesuatu?” ujarnya bertanya-tanya.

Pendiri IRF itu mengatakan bahwa Wasim tidak perlu khawatir tentang komentar orang atau berkecil hati “ketika musuh menyerang”.

“Ketika Anda berbicara kebenaran, musuh-musuh Islam wajar menyerang Anda. Kita harus yakin bahwa kita berada di jalan yang lurus,” katanya. Naik lalu menyerukan untuk mendirikan sebuah lembaga Muslim yang berpengalaman dengan media sosial.

Dia mengatakan bahwa lembaga semacam itu harus melawan informasi yang salah terhadap Muslim dan mereka yang mengolok-olok Muslim.

“Wasim dicecar penggemar hanya karena dia meninggalkan Bollywood,” katanya. Tahun lalu, Wasim, seorang pemenang penghargaan nasional, mengatakan bahwa dia “melepaskan” dirinya dari aktivitasnya selama ini karena mengganggu keyakinan dan agamanya.(Hud/Kiblat.net)

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2021, All Rights Reserved