Merubah Kehidupan Pribadi dan Keluarga Dengan Alquran

Khutbah Jum’at disampaikan oleh Ust. Nurul Anwar Al Hafizh
Merubah Kehidupan Pribadi dan Keluarga Dengan Alquran

الحمد لله الذي هدانا لهذا وما كنا لنهتدي لولا أن هدانا الله. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، شهادة تنجينا من خزي يوم عظيم، يوم لا ينفع مال ولا بنون إلا من أتى الله بقلب سليم. وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، أرسله الله بالهدى ودين الحق ليظهره على الدين كله وكفى بالله شهيدا.
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد، اللهم اهدنا واهدى بنا واجعلنا سببا لمن اهتدى. اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه، وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه. اللهم اكفنا بحلالك عن حرامك، وأغننا بفضلك عمن سواك
قال الله تعالى في القرأن الكريم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً{70} يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً.

Ma’asyiral muslimin sidang jum’at yang dimuliakan Allah Ta’ala
Alhamdulillah pada siang hari ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala memperkenankan kita kembali berkumpul di tempat paling mulia dalam rangka mengukuhkan dan mengokohkan ketakwaan kita kepada Allah. Dan ini menjadi bekal satu-satunya untuk kembali ke kampung halaman kita yang sesungguhnya. Dan sekiranya Jum’at ini menjadi Jum’at terakhir dalam kehidupan kita, mudah-mudahan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada baginda besar Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, keluarga dan para sahabatnya. Dan mudah-mudahan kita yang hadir disini dan keluarga kita yang telah mendahului kita, kelak dibangkitkan di bawah panji Rasulullah, mendapatkan syafa’atnya, diberikan kesempatan untuk minum dari air telaganya, dan dikumpulkan bersama beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam di Surga Allah Ta’ala.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah
Ketika kita berbicara tentang perubahan pribadi dan keluarga, maka Allah Ta’ala telah memberikan panduan yang luar biasa dalam alquran. Dan ini merupakan SOP perubahan. Allah Ta’ala berfirman,
…… قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاء وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى أُوْلَئِكَ يُنَادَوْنَ مِن مَّكَانٍ بَعِيدٍ
……Katakanlah: “Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh”. (Fushshilat: 44)
Alquran menjadi petunjuk bagi seluruh probelmatika kehidupan kita, apakah itu dalam kehidupan pribadi, bersama pasangan, bersama keluarga, dalam usaha sampai tingkat bernegara. Allah Ta’ala berikan panduan yang sangat luar biasa. Bahkan, panduan ini memberikan dampak luar biasa yaitu memberikan keselamatan ketika kembali ke kampung halaman.

Tidak hanya sekedar sebagai petunjuk. Alquran juga sebagai obat bagi seluruh penyakit yang menimpa manusia. Baik penyakit yang bersifat fisik, sosial maupun penyakit hati. Oleh karena itu, ketika kita akan melakukan perubahan, mari kita tengok kembali SOP kehidupan kita dalam alquran. Karena Allah Ta’ala telah memberikan panduan luar biasa, terutama ketika ingin melakukan perubahan dalam tingkat rumah tangga, dengan harapan bisa bahagia dan berkumpul bersama di Surga Allah. Dan inilah yang senantiasa kita pinta kepada Allah setiap hari,
…… رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً
“Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”. (Al Furqan: 74)

Ketika kita memohon kepada Allah untuk diberikan pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk mata hati, dan sebagai penutupnya agar dijadikan pemimpin bagi orang-orang bertakwa, pernahkah kita mengadakan evaluasi dalam kehidupan keseharian kita?? Karena ternyata, banyak juga orang yang meminta, tapi pada saat yang sama terjadi perbedaan antara permintaan yang diminta kepada Allah dan aplikasi dalam kehidupan rumah tangganya. Sehingga permintaan hanya sekedar permintaan. Ia tidak pernah mendapatkan ketenangan dari kegiatan keluarganya termasuk aktivitas-aktivitas keturunannya. Dan bisa jadi disebabkan karena salah design. Design hidupnya tidak didasarkan pada petunjuk Allah Ta’ala yang bernama alquran.

Bisa jadi, kita sebagai orangtua tidak pernah menyiapkan anak-anak menjadi anak-anak shalih yang akan membanggakan orangtuanya. Disaat orangtuanya sakit, mereka akan mengurus orangtuanya dan mengelus kulit orangtua. Dan ini merupakan harapan tiap orangtua. Tetapi dari pertama, keshalihan tidak masuk dalam daftar design hidup yang dibuatnya.

Memang anak-anaknya disekolahkan hingga tingkat perguruan tinggi dan mendapatkan title luar biasa, gizi makanannya terpenuhi, fisiknya sehat, otaknya cerdas. Tapi ternyata, hatinya kurang mendapatkan nutrisi dan gizi. Sehingga ada anak yang sangat cerdas, menjadi seorang pengusaha atau pejabat, tapi hatinya mati. Tidak memberikan dampak kepada orangtua dan belum menyenangkan mata orangtua.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah
Para ayah dan terutama ayah yang menjadi di sekolah dan lembaga pendidikan. Mari kita kembali ke rumah menuntaskan grand design atau visi dan misi dalam rumah tangga. Kita tuntaskan dan aplikasikan bersama dalam rangka untuk memberikan informasi dan contoh teladan bagi orang di sekitar kita. Jangan sampai di luar rumah kita berikan waktu luar biasa dari pagi hingga sore, namun istri dan anak-anak tidak mendapatkan nutrisi dan gizi untuk hati dan imannya. Jangan sampai anak-anak tumbuh tidak mengenal siapa Rabb-Nya. Jika ini terjadi, tentu merupakan kerugian luar biasa.

Alquran sebagai SOP dalam hidup kita, perlu mendapatkan waktu yang cukup untuk berinteraksi dengannya. Dengan tahapan dari membaca dan melafazhkan, tidak perlu menunggu sampai membaca tulisan atau mengenal huruf-huruf. Lafazh yang sering diulang akan menjadi hafalan, hafalan akan meningkat menjadi pemahaman. Sehingga otak akan bersinergi dengan lesan. Kemudian akan ditingkatkan menjadi Tadabbur, lewat mulut, kerongkongan kemudian masuk ke hati. Inilah yang disebut dengan tadabbur.

Kemudian dari tadabbur akan muncul peta amal berbasis alquran. Sehingga setiap lintasan hati, sikap, perkataan dan perbuatan kita berbasis alquran sebagaimana akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Sebab itu, ketika kita ingin memahami alquran, maka hadirkan sejarah kehidupan Rasulullah. Jika kurang, maka hadirkan kehidupan para sahabat Radhiyallahu Anhum.

Dari itu, mari kita tata ulang grand design kehidupan kita. Jangan sampai kita begitu perhatian dengan SOP dunia, tapi lalai SOP kehidupan akhirat. Ketika kita ingin mulai menjadikan alquran sebagai panduan, maka mulailah dari tahapan paling sederhana yaitu menjadi contoh teladan bagi keluarga. Jangan pernah berbicara tapi tidak punya modal.

Orangtua, para guru dan siapa saja yang ingin shalatnya khusyu’, hidupnya bahagia dan keluarganya harmoni. Mari mulai hari ini, kita membuka alquran bersama keluarga. Insya Allah dalam waktu tidak lama, akan terjadi perubahan luar biasa.
Kita memohon kepada Allah agar memberikan kesempatan kepada kita untuk berinteraksi dengan alquran dan memberikan keberkahan hidup dengan alquran.
بارَكَ الله لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

(ddn/Darussalam.id)

About Post Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *