Follow us:

Wantim MUI: Wabah Corona Semakin Mengkhawatirkan, Perlu Penanganan Terukur

DARUSSALAM.ID, Jakarta – Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI meminta pemerintah dan masyarakat bersinergi untuk mengurangi persebaran wabah Corona dari Wuhan. Ketua Wantim MUI, Prof Din Syamsuddin mengutip beberapa analisis ahli medis yang menyebutkan bahwa puncak grafik pandemi Covid 19 di Indonesia bisa terjadi di bulan Mei, April, bahkan hingga September 2020.

Semakin panjang masa puncak pandemi diperkirakan semakin banyak masyarakat terjangkiti dan semakin luas pula wilayah yang terpapar.

“Pemerintah dan masyarakat sangat mutlak melakukan koordinasi, sinergi, dan akselerasi agar paket kebijakan intervensi pemerintah melalui Kepres maupun Perppu dan kedisplinan masyarakat dalam menjalankan protokol pencegahan Covid 19 berjalan dengan efektif dan optimal dalam mengurangi persebaran Covid 19,” ujar Din dalam Tausiyah Wantim MUI, Kamis (2/04/2020).

Din pun menilai bahwa kondisi saat ini sudah dalam tahap mengkhawatirkan, dan perlu penanganan secara terukur, profesional, dan maksimal. Hal itu diperlukan karena dampak ikutannya tidak hanya di sektor kesehatan dan keselamatan rakyat, melainkan juga merambah pada bidang sosial, ekonomi, budaya, dan keagamaan.

Wantim MUI pun mengaku menyambut baik paket kebijakan intervensi Pemerintah berupa terbitnya sejumlah intrumen hukum. MUI juga berharap agar klausul atau diktum Pemerintah seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tersebut betul-betul dilaksanakan dengan tetap mengindahkan norma-norma kearifan dan kebijaksanaan.

“Bahkan, jika dinilai mendesak, isolasi parsial atau karantina wilayah dapat lebih ditingkatkan untuk mengurangi persebaran Covid 19. Dewan Pertimbangan MUI juga menyeru kepada pemerintah di level pusat maupun daerah agar jangan ada kesan perbedaan implementasi kebijakan dalam penanggulangan Covid 19,” tegas Din.

Din juga menghimbau masyarakat agar tidak berkutat kepada kejumudan perbedaan sikap dan saling menyalahkan antar sesama elemen masyarakat, Ormas, dan elemen lainnya dalam menyikapi Covid 19. “Agar tidak semakin memperburuk suasana kebangsaan,” tutupnya.(Hud/Kiblat.net)

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2021, All Rights Reserved