Zionis Israel Mulai Kurangi Pasukan Cadangan di Jalur Gaza
Tentara Zionis Israel pada Kamis (15 Februari 2024) mulai mengurangi pasukan cadangannya di Jalur Gaza, menurut media Israel. Radio Tentara Israel mengatakan pengurangan pasukan cadangan di Jalur Gaza telah dimulai, setelah Brigade Pasukan Terjun Payung ke-646 baru-baru ini meninggalkan kota Khan Younis.
“Para prajurit cadangan akan dipulangkan ke rumah mereka setelah bertugas di militer sejak 7 Oktober (2023),” tambah radio itu.
Brigade 646, unit parasut cadangan yang didirikan pada 1974, telah berpartisipasi dalam sebagian besar perang Israel sejak 7 Oktober di Lebanon dan wilayah Palestina.
“Militer berupaya untuk mempertahankan pasukan reguler di Jalur Gaza,” kata Radio Tentara Zionis Israel.
Sebelumnya, pada hari itu, tentara Israel mengumumkan bahwa 12 pasukan terluka selama 24 jam terakhir, termasuk sembilan tentara dalam pertempuran darat di Gaza.
Tentara juga mengumumkan peningkatan jumlah perwira dan tentara yang tewas sejak awal perang pada 7 Oktober 2023 menjadi 570 orang, termasuk 233 orang sejak dimulainya perang darat di Jalur Gaza pada 27 Oktober 2023.
Zionis Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023 oleh Hamas. Serangan Israel setelahnya telah menewaskan sedikitnya 28.663 orang dan menyebabkan kehancuran massal dan masyarakat di sana kekurangan kebutuhan pokok. Sekitar 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.
Perang Israel di Gaza telah menyebabkan 85 persen penduduk wilayah tersebut mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB. (UYR/Anadolu)
Copyright 2023, All Rights Reserved
Leave Your Comments