Berbagai Rangkaian Semarakkan Milad ke-50 MUI, Puncak Acara Dijadwalkan Dihadiri Presiden
Menyambut Milad ke-50, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menggelar beragam rangkaian kegiatan tasyakur dan bakti sosial yang berlangsung sejak pekan lalu hingga Sabtu (26 Juli 2025) mendatang. Sejumlah agenda dihadirkan, mulai dari ziarah, layanan sosial, hingga program makan bergizi untuk santri dan siswa madrasah.
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat sekaligus Panitia Milad ke-50, KH Rofiqul Umam Ahmad, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini diawali dengan ziarah ke makam para mantan Ketua Umum, Sekjen, dan Sekum MUI dari masa ke masa yang telah wafat. Selain itu, ziarah juga dilakukan ke makam para pendiri ormas Islam, termasuk makam pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan dan tokoh-tokoh penting Sarekat Islam seperti HOS Cokroaminoto.
“Insya Allah pada Kamis mendatang, kami juga akan berziarah ke makam Hadhratusy Syaikh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, di Jombang,” ungkapnya kepada MUIDigital di Kantor MUI Pusat, Selasa (22 Juli 2025).
Selain ziarah, MUI juga telah menyelenggarakan pernikahan massal bagi 40 pasangan warga yang selama ini menikah tanpa buku nikah. Hal ini, jelasnya, membantu mereka memperoleh dokumen resmi pernikahan agar hak-hak sipil mereka sebagai warga negara dapat terpenuhi.
Tak hanya itu, MUI turut mengadakan pengobatan gratis untuk masyarakat di sekitar Wisma Kodimul Ummah, Matraman, dan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, serta khitanan massal yang bekerja sama dengan RS Sari Asih Ciputat.
Dalam waktu dekat, lanjutnya, MUI juga akan mencanangkan program Pekan Makan Bergizi untuk santri dan siswa madrasah. Agenda ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (24 Juli 2025) di Sekolah Al-Jihad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang akan dihadiri Ketua Wantim MUI KH Ma’ruf Amin. Sementara Jumat (25 Juli 2025), kegiatan serupa digelar di Ponpes Assiddiqiyah, Kebon Jeruk, Jakarta, dihadiri Ketua Umum MUI KH. Anwar Iskandar.
“Program ini kami laksanakan bersama berbagai pihak, termasuk Baznas DKI Jakarta dan Badan Pertanahan Nasional,” tambahnya.
Puncak Acara di Pondok Gede, Presiden Dijadwalkan Hadir
Rangkaian Milad ke-50 MUI akan mencapai puncaknya pada Sabtu (26 Juli 2025) malam di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Undangan telah disebarkan kepada para pejabat negara, mitra kerja, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, rektor perguruan tinggi Islam, hingga ulama-ulama. Diperkirakan sekitar 600 orang akan hadir.
Terkait kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Kiai Rofiq menjelaskan bahwa pihak panitia sudah mendapat kabar adanya rencana kehadiran Presiden.
“Informasinya beliau akan hadir, kami tentu sangat berharap kabar baik ini bertahan hingga hari-H. Tapi memang sampai saat ini kami masih menunggu konfirmasi resmi dari Istana,” jelasnya.
Menurutnya, persiapan penyelenggaraan sudah mencapai 90 persen. Baik secara teknis, operasional, maupun administratif, semua tinggal tahap finalisasi. Termasuk di dalamnya penyiapan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara MUI dengan berbagai lembaga pemerintah maupun swasta di berbagai bidang kerja sama.
“Ada sekitar sembilan kerja sama yang sedang difinalisasi draft-nya. Di antaranya dengan TAPERA, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, BTN, Bank Aladin, dan Kadin. Kami harap semua MoU ini sudah siap ditandatangani pada forum puncak nanti,” katanya.
Di akhir, Kiai Rofiq berharap seluruh rangkaian Milad ke-50 MUI membawa berkah bagi MUI, umat Islam, dan bangsa Indonesia.
“Ini peringatan emas yang hanya akan terulang seratus tahun kemudian. Semoga menjadi momentum penting untuk memperkuat peran MUI sebagai pelayan umat,” pungkasnya. (UYR/MUI)
Copyright 2023, All Rights Reserved
Leave Your Comments