Follow us:

Hadits Nabi Tentang Negeri Palestina

Beberapa hari terakhir Zionis Israel terus menerus menyerbu permukiman Palestina. Bahkan, para pemukim Yahudi menyerbu Masjid Al-Aqsha dan menghalangi umat Islam masuk ke dalamnya. Terlepas dari ketegangan yang meningkat antara Palestina dan Israel terlebih di jalur Gaza, ada sebuah hadits yang tegas menyebutkan bahwa kebenaran itu berada pada Syam (saat ini Palestina ). 

Penduduk Palestina (dahulu disebut Syam) disebutkan oleh Rasulullah akan terus tampak pada mereka kebenaran hingga hari kiamat. Hadits ini derajatnya sahih yang sanadnya melalui jalur Sa’ad bin Abi Waqash Malik bin Uhaib bin Abi Manaf bin Zuhrah.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَزَالُ أَهْلُ الْغَرْبِ ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, telah mengabarkan kepada kami Husyaim dari Daud bin Abu Hind dari Abu ‘Utsman dari Sa’d bin Abu Waqqash dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Orang-orang Magrib (Syam) akan terus nampak di atas kebenaran hingga datang hari kiamat”. (HR. Muslim nomor 3551 versi Al Alamiyah dan nomor 1925 versi Syarah Sahih Muslim).

Dalam kitab Shahih Muslim bi Sharh An Nawawi jilid 13 halaman 68 dijelaskan bahwa kata al-gharbi dalam hadits di atas adalah negeri Syam. Sejak dulu disebutkan bahwa penduduk Syam atau Palestina adalah orang-orang yang memili kehebatan dan daya tahan serta kesabaran yang luar biasa. Oleh karena itu mereka disebut sebagai bangsa yang memiliki kekhususan dari bangsa lainnya.

قال على بن المدينى المراد بأهل الغرب العرب والمراد بالغرب الدولة الكبير لاختصاصهم بها غالبا وقال آخرون المراد به الغرب من الأرض وقال معاذ هم بالشام وجاء في حديث آخر هم ببيت المقدس وقيل هم أهل الشام وما وراء ذلك قال القاضى وقيل المراد بأهل الغرب أهل الشدة والجلد وغرب كل شيء حده. 

Ali bin Al Madani berkata: bahwa yang dimaksud dengan ahlul gharbi adalah bangsa Arab, dan maksud dengan al-ghorbi adalah negeri yang besar karena penduduknya banyak memiliki kekhususan. Dan dikatakan juga maksudnya al-ghorbi itu wilayah Barat dari bumi. Dan Mu’adz berkata ‘Mereka berada di Syam (Al-ghorbi). Dan dalam hadits lainnya disebutkan: ‘merek berada di Baitul Maqdis (Al Aqsha). Dan dikatakan mereka adalah penduduk Syam (Palestina). Dikatakan Al Qodhi maksudnya dengan ahlul al ghorbi adalah orang-orang atau penduduk yang kuat, hebat, tegas, serta memiliki kesabaran serta kemandirian terhadap segala sesuatunya. (Lihat Shahih Muslim bi Sharh An Nawawi jilid 13 halaman 68).

Sementara itu, dalam beberapa hadits lainnya disebutkan bahwa sebelum kiamat terjadi akan ada peperangan besar antara umat manusia. Peperangan ini terjadi beberapa bulan dan titik pusat pertempuran besar ini terjadi di Timur Tengah. Bahkan ada riwayat yang menyebutkan bahwa peperangan itu berawal dari kehancuran kota Madinah. 

Perang besar itu dimulai dari ramainya Baitul Maqdis atau Al-Aqsha di Yerusalem Palestina, lalu hancurnya kota Madinah. Maka meletuslah perang besar, lalu kota Konstantinopel (Turki) dibuka dan itu tanda keluarnya Dajjal.

حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ ثَابِتِ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ وَخُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ قُسْطَنْطِينِيَّةَ وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ خُرُوجُ الدَّجَّالِ ثُمَّ ضَرَبَ بِيَدِهِ عَلَى فَخِذِ الَّذِي حَدَّثَهُ أَوْ مَنْكِبِهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ هَذَا لَحَقٌّ كَمَا أَنَّكَ هَاهُنَا أَوْ كَمَا أَنَّكَ قَاعِدٌ يَعْنِي مُعَاذَ بْنَ جَبَل

Telah menceritakan kepada kami Abbas Al ‘Anbari berkata, telah menceritakan kepada kami Hasyim Ibnul Qasim berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman bin Tsabit bin Tsauban dari Bapaknya dari Makhul dari Jubair bin Nufair dari Malik bin Yukhamir dari Mu’adz bin Jabal ia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Ramainya Baitul Maqdis adalah tanda kehancuran kota Madinah, hancurnya kota Madinah adalah tanda terjadinya peperangan besar, terjadinya peperangan besar adalah tanda dari pembukaan kota Konstantinopel, dan pembukaan kota Konstantinopel adalah tanda keluarnya Dajjal.” Kemudian beliau menepuk-nepuk paha orang yang beliau ceritakan tentang hadits tersebut, atau dalam riwayat lain, ‘pundaknya.’ Kemudian bersabda, “Semua ini adalah sesuatu yang benar, sebagaimana engkau -Mu’adz bin Jabal- sekarang berada di sini adalah sesuatu yang benar. (HR. Abu Daud).

Disebutkan bahwa perang besar itu terjadi selama tujuh bulan. Ada juga riwayat yang menjelaskan peperangan terjadi enam tahun lalu muncul Dajjal pada awal tahun ketujuh.

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ سُفْيَانَ الْغَسَّانِيِّ عَنْ يَزِيدَ بْنِ قُتَيْبٍ السَّكُونِيِّ عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَلْحَمَةُ الْكُبْرَى وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ وَخُرُوجُ الدَّجَّالِ فِي سَبْعَةِ أَشْهُر

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad An-Nufail berkata, telah menceritakan kepada kami Isa bin Yunus dari Abu Bakr bin Abu Maryam dari Al Walid bin Sufyan Al Ghassani dari Yazid bin Qutaib As Sakuni dari Abu Bahriyah dari Mu’adz bin Jabal ia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Peperangan besar, pembukaan Konstantinopel dan keluarnya Dajjal terjadi selama tujuh bulan. (HR. Abu Daud)

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ الْحِمْصِيُّ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ بَحِيرٍ عَنْ خَالِدٍ عَنْ ابْنِ أَبِي بِلَالٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَ الْمَلْحَمَةِ وَفَتْحِ الْمَدِينَةِ سِتُّ سِنِينَ وَيَخْرُجُ الْمَسِيحُ الدَّجَّالُ فِي السَّابِعَةِ قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ عِيسَى

Telah menceritakan kepada kami Haiwah bin Syuraih Al Himshi berkata, telah menceritakan kepada kami Baqiyyah dari bahir dari Khalid dari Ibnu Abu Bilal dari Abdullah bin Busr bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Antara peperangan dan pembukaan kota Konstantinopel jaraknya enam tahun, lalu Al Masih Ad Dajjal keluar pada awal tahun ke tujuh.” Abu Daud berkata, “Ini lebih shahih ketimbang hadits tentang Isa.”. (HR. Abu Daud)

(UYR/Republika)

 

Share This:

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved