Follow us:

Doa Ketika Merasa Gundah

Dalam mengarungi kehidupan di dunia, manusia tentu tidak akan lepas dari masalah. Hanya saja, sebagai manusia yang beriman, kita harus bersikap bijak, tenang, sabar dan bersyukur dan menghadapi masalah tersebut.

Dalam Islam, ada tuntunan doa untuk menghilangkan segala resah atas masalah yang dihadapi. Juga selalu ingat untuk terus bersabar. Sebagaimana firman Allah Ta’ala, “Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.” (QS Az-Zumar ayat 10).

Berikut ini doa yang patut dibaca ketika merasa resah atau gelisah maupun sedih.

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجِلَاءَ حُزْنِي وَذَهَابَ هَمِّي 

Allahumma inny ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatika nasiyaty biyadika Madin fiy hukmuka ‘adlun fiy qodhouka asaluka bikuli ismin huwa laka sammaita bihi nafsaka aubanzaltahu fiy kitabika aub’alamtahu ahadan min kholqika aubastatsarta bihi fiyb’iomil ghoibi ‘indaka an taj’alal quraana robbi’a qollbiy wa nuuro shodriy wa jalaa a huzniyy wa dzahaaaba hammiy

Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku. Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang Engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada salah seorang dari hamba-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar Engkau menjadikan Alquran sebagai penyejuk hatiku, cahaya hatiku, penghilang kesedihan dan pelenyap kegundahanku)

Doa ini dapat ditemukan dalam Musnad Imam Ahmad dengan hadits yang diriwayatkan melalui jalur Yazid bin Harun, Fudlail bin Marzuq, Abu Salamah Al Juhani, Al Qosim bin Abdurrahman, Abdurrahman bin Abdullah bin Abi Mas’ud, Abdullah bin Mas’ud bin Ghafil bin Habib. (UYR/Republika)

Share This:
Tags: , ,

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved