Berbekal Hafalan 20 Juz, Aisyah Husna Lolos Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag
Aisyah Husna Az-Zahra, alumni Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Tahfizhul Qur’an Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara, meraih Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama 2026. Aisyah Husna Az-Zahra akan melanjutkan studi Magister (S2) Psikologi Pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Capaian ini membuktikan bahwa integrasi antara kedisiplinan dalam menghafal Al-Qur’an dan budaya akademik di madrasah mampu melahirkan generasi berdaya saing tinggi. Alumni angkatan 2022 ini memang telah menunjukkan keunggulan sejak di madrasah. Putri dari Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sumut Yakhman Hulu ini konsisten menyabet Juara I sejak kelas X hingga XII serta menuntaskan hafalan 20 juz Al-Qur’an.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah yang Allah SWT berikan melalui Beasiswa Indonesia Bangkit Tahun 2026. awalnya saya tidak menyangka dapat sampai pada titik ini. bagi saya, beasiswa ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister, tetapi juga pengingat bahwa setiap doa, ikhtiar, dan proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan menemukan hasil dan jalannya pada waktu terbaik yang telah Allah tetapkan,” ungkap Aisyah, Rabu (5 Agustus 2026).
Menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Yayasan Islamic Centre Sumut selama enam tahun sejak jenjang MTs hingga MA, Aisyah mengakui lingkungan pesantren membentuk karakter dan kedisiplinannya.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua yang senantiasa mendoakan dan mendukung setiap langkah saya, kepada para guru-guru, serta seluruh keluarga besar Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara yang telah membimbing dan mendidik saya dengan penuh keikhlasan,” sambungnya.
Ia menambahkan, keberhasilan meraih beasiswa mengajarkannya bahwa tidak ada hasil yang datang secara instan. Diperlukan persiapan matang, keberanian untuk mencoba, serta kesabaran dalam melewati tahapan seleksi.
Ia pun mengajak rekan-rekan sesama santri dan generasi muda agar tak ragu melangkah. “teruslah belajar, tingkatkan kapasitas diri, dan jangan menyerah ketika menghadapi penolakan atau kegagalan. setiap proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan menjadi bekal berharga untuk meraih kesempatan terbaik,” pesannya.
Mewakili Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), Dahyar Husein, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Aisyah membuktikan efektivitas program BIB Kemenag sebagai instrumen strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi anak-anak bangsa yang berintegritas dan berkarakter keagamaan.
“Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi para peserta didik Santri Pesantren , mahasiswa, serta generasi muda Islam di Sumatera Utara untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memanfaatkan berbagai program beasiswa yang disediakan pemerintah. Pendidikan adalah investasi terbaik dalam membangun masa depan bangsa, dan Kementerian Agama akan terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan,” tegas Dahyar.
Senada dengan hal itu, Ketua APRI Sumut Yakhman Hulu menilai program BIB Kemenag telah membuka ruang seluas-luasnya bagi anak bangsa untuk merajut cita-cita tanpa terkendala hambatan ekonomi. Ia mengimbau para orang tua agar senantiasa menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang serta mendukung penuh impian anak-anak mereka.
“Jangan pernah ragu mendorong anak untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi, karena pendidikan adalah bekal terbaik yang dapat kita wariskan kepada mereka,” ujarnya. (UYR/Kemenag)
Copyright 2023, All Rights Reserved
Leave Your Comments