Follow us:

BWI Hadiri Muzakarah Waqaf 2025 di Kuala Lumpur

    Muzakarah Wakaf 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia yang diselenggarakan oleh Waqaf An-nur Corporation Berhad (Waqaf An-Nur). Badan Wakaf Indonesia (BWI) hadir diwakili Dr. KH. Tatang Astarudin, Ir. Arief Rohman Yulianto, M.M dan Ahmad Nizar, M.Si. Acara ini berlangsung pada tanggal 5-6 November 2025 dan sekaligus merayakan 25 tahun berdirinya Waqaf An-Nur yang merupakan Nazhir dengan aset terbesar di Johor, Malaysia.

    Dalam lawatan ke negeri jiran ini, delegasi BWI juga bertemu dengan Sekretaris Jenderal World Zakat and Wakaf Forum (WZWF) saat ini, Dr. M. Ghazali. Di saat yang sama, delegasi BWI juga bertemu dengan Ketua Ekesekutif Wakaf An-Nur, Bukhari beserta jajarannya.

    Menurut Tatang Astarudin, banyak hal yang dibahas dan didiskusikan dalam muzakarah itu. Antara lain soal inovasi istibdal wakaf dalam Instrumen keuangan modern dan fatwa, transformasi wakaf sebagai pendorong sektor ekonomi ketiga, wakaf saham, integrasi hibah yakaful dan wakaf untuk alternatif pemberdayaan aset sosial untuk masyarakat, transformasi wakaf saham dan perlunya ijtihad dan fatwa progresif dan resolusi muzakarah.

    Acara ini secara resmi ditutup oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia, YAB Datuk Amar Haji Fadillah Haji Yusof.

    “Malaysia lebih berani dalam fiqh kontemporer dan merealisasikan ide-ide baru dalam perwakafan,” beber Astarudin.

    Di sela-sela acara muzakarah dilakukan penandatanganan Mou antara Waqaf An-nur Corporation Berhad (Waqaf An-Nur) dan Asosiasi Nazhir Indonesia (ANI) tentang kolaborasi dan kemitraan internasional dalam mengembangkan program wakaf produktif.

    Indonesia dan Malaysia diharapkan menjadi garis depan dalam menggerakkan wakaf produktif di negara-negara ASEAN. Untuk itu, peran nazhir profesional diperkuat dan diberikan akses ke luar negeri.(UYR/BWI)

    Share This:

    Leave Your Comments

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Copyright 2023, All Rights Reserved