Ini Tiga Bahaya Melewatkan Sahur dari Sisi Medis
Salah satu ibadah di bulan Ramadhan yang oleh beberapa orang kerap ditinggalkan adalah sahur. Sebab dalam kondisi tidur harus segera bangun dan mengonsumsi makanan. Kadang mood terganggu saat melaksanakan sahur. Tidak sedikit orang yang sahur hanya sekadarnya.
Wakil Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dr. Bayu Wahyudi menyampaikan, selain bernilai sunnah bila mengerjakannya, sahur ternyata juga mencegah orang yang berpuasa dari tiga masalah kesehatan.
Ada masalah kesehatan yang bisa timbul bila seseorang melewatkan sahur. Pertama, kata dr Bayu, orang yang berpuasa akan mengalami hipoglikemia. Sebuah kondisi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah normal. Hipoglikemia ini membuat seseorang menjadi lemas dan tidak bertenaga.
Kedua, masalah yang ditimbulkan jika seseorang meninggalkan sahur adalah mengalami penurunan energi dan hilangnya konsentrasi. Tentu ini akan mengakibatkan ibadah siang hari di bulan Ramadhan menjadi tidak maksimal.
Ketiga, dehidrasi atau hilangnya cairan di dalam tubuh.
Meski begitu, orang yang yang akan berpuasa tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan dan minuman dalam sahur. Dokter Bayu menyarankan makanan yang mengandung protein menjadi menu sahur. Makanan seperti telur, ayam, maupun ikan.
“Makanan seperti ini memberi energi yang tahan lama ketika berpuasa,” ungkapnya.
Selain itu, makanan yang dianjurkan ketika sahur adalah makanan yang mengandung lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan untuk energi bertahap.
“Makanan yang mengandung serat seperti oatmeal, sayur, dan buah untuk memperlambat pencernaan,” kata Bayu, Rabu (5 Maret 2025).
“Makanan yang harus dihindari adalah gorengan karena dapat memperlambat metabolisme tubuh. Sementara itu, makanan tinggi gula dapat menyebabkan lonjakan insulin dan membuat seseorang cepat lapar,” jelas Bayu. (UYR/MUI)
Copyright 2023, All Rights Reserved
Leave Your Comments