KH Cholil Nafis: DSN-MUI akan Dorong Pilihan Eksyar kepada Masyarakat Sebagai Hak Konstitusional
Ulama kharismatik KH Cholil Nafis didaulat sebagai Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) menggantikan Prof Hasanudin.
Seusai acara serah terima jabatan di Kantor DSN-MUI Jakarta Pusat, Rabu (7 Januari 2026), Kiai Cholil Nafis mengatakan DSN-MUI akan mendorong pilihan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) kepada masyarakat sebagai hak konstitusional di dalam menjalankan ajaran agama.
Kiai Cholil menjelaskan penyebaran syariah ekonomi dan keuangan sudah menjadi perhatian dan dirintis oleh MUI melalui DSN-MUI. Ada dua fungsi DSN-MUI, yaitu memberikan pelayanan literasi dan fatwa berkenaan dengan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar).
Di bawah kepemimpinannya, Kiai Cholil berkomitmen DSN-MUI akan terus menyampaikan kepada masyarakat agar muamalahnya di bidang ekonomi dan keuangan sesuai dengan prinsip syariah.
Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok Jawa Barat ini menambahkan, di saat bersamaan DSN-MUI akan terus mendorong agar kebijakan pemerintah memberikan pilihan kepada masyarakat dalam segmentasi eksyar, yakni keuangan syariah, ekonomi syariah, dan bisnis syariah.
“Karena kita di Indonesia memberikan dua peluang (pilihan) berkenaan dengan (ekonomi) konvensional dan syariah,” kata Kiai Cholil Nafis kepada MUI Digital.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum MUI ini mengatakan DSN-MUI akan mengadvokasi kepada pemerintah agar segmentasi eksyar itu ada pilihan kepada masyarakat. Bentuk advokasi itu seperti mendorong Koperasi Merah Putih ada koperasi syariah.
“Travel-travel, berkenaan bisnis fintech (financial technology) dan sebagainya ada pilihan kepada masyarakat (mengenai) bisnis syariah,” sambungnya.
Dia menekankan DSN-MUI akan terus memperkuat literasi eksyar kepada masyarakat, sehingga umat Islam di Indonesia yang berjumlah 250 juta jiwa atau 87 persen bisa terfasilitasi hak asasi konstitusionalnya untuk melaksanakan ajaran agama sesuai dengan keyakinannya.
“(Termasuk) travel haji umrah, sekarang kan banyak travel wisata Islam bahkan kita banyak ziarah, kita berikan guidance berkenaan syariahnya,” ungkapnya.
Dikatakan Kiai Cholil, konsolidasi Pimpinan Badan Pelaksana DSN-MUI di sela-sela acara serah terima jabatan ini untuk menyamakan cara berpikir, metode dan gerakan untuk penguatan eksyar dari sisi pelayanan, literasi, dan regulasi yang sesuai dengan fatwa.
“Kita akan sebar ke stake holder kita pada pelaku bisnis, masyarakat dan pemerintah. Sehingga kita bagi tugas biar lebih cepat, sehingga kita ada yang bagian striker, bagian menggiring, pertahanan dan mengumpan. Kita akan lebih enak untuk bergerak ke depan untuk memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat,” tutupnya. (UYR/MUI)
Copyright 2023, All Rights Reserved
Leave Your Comments