Follow us:

Masalah Kesehatan Mental Menjadi Topik Sebagian Muslim di AS

Darussalam.id, Amerika Serikat – Peningkatan kasus kesehatan mental di antara populasi Muslim di Amerika Serikat (AS) semakin mengkhawatirkan. Keadaan tersebut terjadi karena kurangnya pengungkapan cara mengatasi yang sesuai dengan ajaran Islam yang benar, kutip CBS17.Com.

Dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran dan bimbingan khususnya bagi umat Islam di AS, sekelompok profesional kesehatan mental Muslim bersama dengan beberapa pemuka agama dan aktivis di negara tersebut telah mengadakan pertemuan baru-baru ini.  Ini adalah langkah untuk mengatasi masalah yang salah satunya disebabkan oleh stres emosional yang ekstrim yang dapat melukai diri sendiri atau lebih buruk, mengakhiri cerita sendiri.

Upaya itu membuat serangkaian kasus kematian baru-baru ini yang menewaskan enam anggota keluarga di Allen, Texas. Insiden itu menimbulkan kekhawatiran bagi komunitas Muslim di sekitarnya. Penyelidik yakin kedua bersaudara itu berencana untuk membunuh orang tua, saudara perempuan dan nenek mereka sebelum mengambil nyawa mereka sendiri.

Insiden tersebut memicu banyak pertanyaan dari komunitas Muslim, mereka membahas kesehatan mental dan pelatihan serta langkah-langkah untuk menghadapinya.  Direktur Laboratorium Kesehatan Mental & Psikologi Islam di Universitas Stanford, Dr. Rania Awaad mengatakan dia menerima pertanyaan dari masyarakat menanyakan apakah keyakinan agama bisa berdoa untuk seseorang yang meninggal karena bunuh diri?

“Ini adalah topik yang kompleks dan rumit tetapi tidak cukup dibahas dan bahkan kurang dipahami oleh beberapa komunitas Muslim di AS,” katanya.  “Masalah mental memang sulit untuk diatasi karena tidak bisa diukur dari seseorang untuk dinilai. Kami tidak tahu kondisi seseorang ketika mencapai tingkat di mana mereka tidak mampu mengendalikan situasi dan kami tidak mengetahui kondisi mental mereka saat itu,” tambahnya.

Pemimpin Asosiasi Islam Allen, Imam Abdul Rahman Bashir, mengatakan reaksi awal masyarakat sangat mengejutkan, mereka berubah dari perasaan kaget, sedih menjadi khawatir tentang keluarga lain di sekitar mereka setelah kejadian mengerikan itu.  “Ini jelas menimbulkan pertanyaan untuk memahami apa itu kesehatan mental dan pentingnya kesejahteraan mental,” katanya.

Yayasan Wanita Muslim Texas, mengatakan penting bagi seseorang dengan masalah kesehatan mental untuk menemui spesialis untuk mengatasi masalah kesehatan mental mereka tanpa harus khawatir tentang apa yang dikatakan masyarakat sekitar. Pesan yang diterbitkan oleh yayasan melalui video ditujukan kepada komunitas Asia Selatan Amerika, menampilkan aktor, aktivis muda dan individu untuk berbagi pengalaman mereka untuk membantu mengubah stigma negatif masyarakat.

Beberapa tokoh masyarakat di Texas juga mengambil tanggung jawab untuk menangani masalah kesehatan mental setelah seorang wanita Muslim AS meninggal pada tahun 2018. Direktur Youth Leadership Program, Saadia Ahmed, mengatakan bahwa setelah tragedi di Allen, dia menerima banyak telepon yang ingin berbagi masalah dan berbagai pertanyaan yang menanyakan bagaimana memberikan bantuan jika masalah terjadi di keluarga dan orang yang dicintainya.

“Salah satu telepon dari seorang pemuda yang terbuka untuk berbagi pengalaman dan bagaimana dia mendapat bantuan untuk mengatasi masalah mental dengan lebih baik,” kata Saadia. “Ada juga siswa SMA yang membutuhkan terapi tetapi orang tuanya tidak mendapatkannya mungkin karena masalah keuangan, tetapi dengan bantuan konselor sekolah dia akhirnya mendapat bantuan, tambahnya.

“Ini salah satu kekhawatiran dari para orang tua yang khawatir dengan gangguan jiwa,” ujarnya yang melihat situasi tersebut mendapat perhatian lebih banyak pihak, termasuk anggota keluarganya sendiri.(HUD/Hidayatullah.com)

Share This:

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2021, All Rights Reserved