Follow us:

Mengenal Keutamaan Shalat Ashar

Allah telah mewajibkan pelaksanaan shalat yang lima waktu. Salah satu dari lima shalat wajib adalah shalat Ashar. Karena wajib, maka yang mengejarkannya mendapat pahala dan yang meninggalkan berdosa.

Shalat ashar memiliki keutamaan tersendiri yang dijelaskan pada sejumlah hadits yang tercatat dalam buku Shahih Fadhail A’mal oleh Syaikh Ali bin Muhammad Al-Maghribi.

Imam Muslim Rahimahullah, meriwayatkan dari Ali radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah SAW sewaktu perang Ahzab, bersabda, “Mereka (orang-orang kafir itu) telah membuat kami lalai terhadap shalat wustha (shalat ashar). Semoga Allah memenuhi rumah dan kuburan mereka dengan api.” Kemudian beliau melakukan shalat ashar pada waktu antara dua isya, yakni antara shalat maghrib dan isya. HR  Al-Bukhari No. 2931 beserta athraf dengan tanpa menyebut shalat ashar.

Hadits tersebut telah ditakhrij oleh Ahmad (1/404 dan 456) dan lainnya seperti dalam tahqiq penulis terhadap Ath-Thayalisi no. 94, Abu Ya’la (1/356), dia menyebutkan yang dimaksud shalat wustha adalah shalat ashar, seperti dalam Shahih Muslim no. 628 dan Ath-Thayalisi no. 366 dengan tahqiq penulis, dan saya telah mentakhrijnya di sana. Maka, pendapat yang kuat adalah yang menyatakan bahwa shalat wustha merupakan shalat ashar. Wallahu’alam.

Hadis lain, dari Imam Muslim Rahimahullah, meriwayatkan dari Abu Bashrah Al-Ghifari, dia berkata, Rasulullah SAW pernah shalat Ashar bersama kami di Al-Mukhammash, lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya shalat ini telah dibebankan kepada kaum sebelum kalian, tapi mereka menyiakannya. (Karena itu) barang siapa yang memeliharanya, maka untuknya pahala dua kali (lipat), dan tidak ada shalat lagi setelahnya sampai muncul syahid.” (syahid di sini artinya bintang). (UYR/Republika)

Share This:

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved