Menlu Turkiye: Tujuan Kami Bentuk Negara Palestina yang Berdaulat dan Bebas
Mendirikan negara Palestina yang berdaulat dan bebas, serta membantu negara tersebut berdiri sendiri secara ekonomi dan politik adalah tujuan penting kami, ujar Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan.
Berbicara setelah beberapa pertemuan terkait Palestina di Brussels, Fidan menyoroti pentingnya pertemuan yang diselenggarakan bersama oleh negara-negara anggota UE dan Palestine Contact Group, guna meningkatkan kesadaran mengenai perjuangan Palestina.
Dia mencatat bahwa presentasi Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa dengan jelas menggambarkan krisis keuangan, administratif, dan krisis lainnya di Palestina, yang diperburuk oleh pendudukan Israel.
Fidan mengapresiasi peningkatan simpati dan dukungan komunitas internasional terhadap perjuangan Palestina, yang terlihat dalam pertemuan-pertemuan tersebut.
Dia menggarisbawahi dukungan internasional terhadap Palestina dihargai, dan tujuan utamanya mereka adalah mendirikan negara Palestina yang berdaulat dan bebas, sehingga memungkinkan negara tersebut berdiri sendiri secara ekonomi dan politik.
“Membiarkan Palestina bergantung pada bantuan tanpa memberikan kedaulatan penuh dan kendali ekonomi tidak akan menguntungkan perjuangan Palestina, rakyat Palestina, atau wilayah tersebut,” kata Fidan.
Mencatat bahwa mereka membahas langkah-langkah praktis strategis untuk kenegaraan Palestina, Fidan menggarisbawahi pengakuan baru-baru ini atas Palestina oleh empat negara Eropa – Spanyol, Norwegia, Irlandia, dan Slovenia – sebagai tonggak penting, sehingga meningkatkan jumlah negara yang mengakui Palestina menjadi 150 negara.
Dia meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengakui Palestina, sejalan dengan hukum internasional dan kesadaran moral.
“Gagal mengakui sebuah negara yang didukung oleh 150 negara akan memperdalam krisis yang ada dalam sistem internasional, dan berpotensi menyebabkan keruntuhannya,” pungkas Fidan. (UYR/Anadolu)
Copyright 2023, All Rights Reserved
Leave Your Comments