Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur melaksanakan Tabligh Akbar Keluarga dengan tema Meraih Rumahku Surgaku pada Ahad (24 Desember 2023). Dai kondang yang berasal dari Pinrang, Sulawesi Selatan, Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos, S.Ag., M.Si., Ph.D diundang sebagai pembicara.
Lebih dari 3.000 jamaah memadati Masjid Darussalam semenjak pagi. Mereka berasal dari Desa Ciangsana, Nagrak, Cileungsi, Jonggol dan sekitarnya.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB itu dibuka oleh pembawa acara Hanifuddin Aminullah, alumni Ma’had Darussalam dan Yoga Waaly Hukama, staf Humas Masjid Darussalam.
Pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Aji Pangestu, santri Ma’had Darussalam, merupakan acara pembukaan tabligh akbar. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Umum Yayasan Darussalam Kota Wisata, Bapak Nofil Anoverta.
Dalam sambutannya, Bapak Nofil menyampaikan gambaran umum tentang Masjid Darussalam dan visi yang akan diwujudkan untuk masa mendatang.
“Masjid ini akan dijadikan pusat peradaban Islam dan rujukan nasional yang berbasis pada nilai-nilai keumatan,” paparnya.
Untuk itu, lanjut Ketum, visi ini harus dikerjakan bersama oleh pengurus dan jamaah. Masjid Darussalam bukan saja digunakan untuk ibadah, tapi juga akan menjadi fasilitas untuk memperhatikan kepentingan umat Islam.
“Berkat partisipasi kita semua, masjid ini menjadi mewah dan megah,” lanjutnya.
Di samping itu, Bapak Nofil mengajak semua jamaah yang hadir untuk memakmurkan masjid. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina, Bapak H. Hengki Haryadi yang telah bekerja keras dalam mengajak para donatur untuk membangun masjid.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan ceramah oleh Ustadz Das’ad Latif. Dengan gayanya yang khas, Ustadz Das’ad menyampaikan materi dalam bahasa yang mudah dipahami. Guyonan ringan selalu diselipkan dalam ceramahnya.
Dalam kesempatan itu, Ustadz Das’ad mengimbau jamaah untuk menjaga tali silaturahim, apalagi mendekati tahun politik 2024. Jika berbeda pilihan, imbuhnya, itu adalah hal yang wajar. Jangan sampai merusak hubungan keluarga dan tetangga.
Setelah menyampaikan ceramah, Ustadz Das’ad Latif menjawab beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh jamaah.
Acara berakhir pada pukul 10.50 WIB setelah H. Hengki Haryadi menyerahkan cendera mata kepada Ustadz Das’ad Latif. Sebagian jamaah meninggalkan masjid dengan teratur dan kembali ke rumah masing-masing. Sebagian memilih untuk berada di masjid guna bersiap untuk melaksanakan shalat Zuhur berjamaah. (UYR)
Leave Your Comments