Follow us:

Tadabur Surah Al-Mulk Ayat 1-5

Tadabur Surah Al-Mulk ayat 1

Mahasuci Allah Ta’ala dengan Kekuasaan-Nya

تَبَـٰرَكَ ٱلَّذِی بِیَدِهِ ٱلۡمُلۡكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَیۡءࣲ قَدِیرٌ

“Mahasuci Allah yang di Tangan-Nya semua kerajaan. dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Surah Al-Mulk:1)

1. Surah Al-Mulk yang mengawali juz 29, berbicara tentang beberapa bukti kerajaan dan kekuasaan Allah Ta’ala yang tiada terhingga

2. Di antara keutamaannya, disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam sabdanya yang bermaksud,

Ada satu surah Al-Qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat, dapat memberi syafa’at bagi yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu, “Tabaarakalladzii biyadihil mulku…(surah Al Mulk)”. (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad)

3. Surah ini dinamakan juga dengan surah Tabarak Al-Mulk, berdasarkan awal kalimat surah ini

 تَبَـٰرَكَ ٱلَّذِی بِیَدِهِ ٱلۡمُلۡكُ

4. Allah Ta’ala mengawali surah ini dengan pujian atas diri-Nya yaitu Mahasuci Allah dari semua yang tidak layak dengan kesempurnaan-Nya.

5. Dua sifat yang disebutkan di ayat pertama ini, ‘Ditangan-Nya semua kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu’

Tadabur Surah Al-Mulk ayat 2

Siapa yang Paling Baik Amalnya

ٱلَّذِی خَلَقَ ٱلۡمَوۡتَ وَٱلۡحَیَوٰةَ لِیَبۡلُوَكُمۡ أَیُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلࣰاۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِیزُ ٱلۡغَفُورُ

“(Allah) Yang Menciptakan kematian dan kehidupan untuk Menguji kalian, siapa di antara kalian yang paling baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa Maha Pengampun.” (Surah Al-Mulk: 2)

1. Ungkapan awal ayat ini, dikaitkan oleh Imam Ibnu Katsir dengan surah Al-Baqarah: 28, dalam konteks kematian, kemudian kehidupan,

“Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu”.

2. Sebagian ulama berargumentasi dengan ayat ini, bahwa kematian adalah fakta yang nyata, bukan khayalan.

3. Inti pembahasan terdapat di ungkapan akhir ayat, kehidupan hingga kematian dijadikan alat uji oleh Allah Ta’ala.

4. Ujian sepanjang kehidupan ini, pada akhirnya bertujuan untuk menilai siapa yang mampu selalu beramal terbaik.

5. Kriteria yang paling baik amalnya dinyatakan oleh Syaikh As-Sa’di, yang paling ikhlas dan paling benar.

6. Keikhlasan merupakan penilaian Allah Ta’ala dan kebenaran dengan mengikuti tuntunan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

7. Dalam riwayat Ibnu Abi Hatim dari Qatadah disebutkan, “Allah Ta’ala menundukkan Bani Adam dengan kematian. Allah pula menjadikan dunia sebagai tempat kehidupan kemudian kematian, sedangkan akhirat tempat balasan dan kehidupan yang kekal.”

Tadabur Surah Al-Mulk ayat 3

Tujuh Lapis Langit yang Sempurna Ciptaannya

ٱلَّذِی خَلَقَ سَبۡعَ سَمَـٰوَ ٰ⁠تࣲ طِبَاقࣰاۖ مَّا تَرَىٰ فِی خَلۡقِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ مِن تَفَـٰوُتࣲۖ فَٱرۡجِعِ ٱلۡبَصَرَ هَلۡ تَرَىٰ مِن فُطُورࣲ

Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih. Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang cacat?” (Surah Al-Mulk: 3)

1. Ayat ini merupakan gambaran kedua tentang Mulkiyyah (Kekuasaan dan Kerajaan) Allah Ta’ala. di surah Al-Mulk.

2. Tujuh lapis langit yang kokoh tanpa tiang, ditambah matahari, bulan, bintang, dan semua benda-benda langit.

3. Semuanya disaksikan oleh manusia, tanpa ada cacat dan cela sedikit pun, dalam keseimbangan sesuai fungsinya.

4. Ketiadaan cacat dan cela itulah kata Syaikh As-Sa’di, menjadi bukti keagungan dan kesempurnaan ciptaan Allah Ta’ala.

5. Bahkan, Allah Ta’ala perintahkan manusia untuk melihat dan memperhatikan seluruh ciptaan-Nya.

6. Adakah sesuatu yang menunjukkan kekurangan atau ketidak sempurnaan,

“Adakah kamu lihat sesuatu yang cacat?”

7. Subhanallah, semuanya terbukti secara ilmiah yang semakin menambah keimanan akan kesempurnaan Allah Ta’ala dengan semua sifat dan perbuatan-Nya.

Tadabur Surah Al-Mulk ayat 4

Perhatikan Berulang-ulang Ciptaan Allah Ta’ala

ثُمَّ ٱرۡجِعِ ٱلۡبَصَرَ كَرَّتَیۡنِ یَنقَلِبۡ إِلَیۡكَ ٱلۡبَصَرُ خَاسِئࣰا وَهُوَ حَسِیرࣱ

“Kemudian ulangi pandangan(mu) sekali lagi (dan) sekali lagi niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat, dan ia dalam keadaan letih.” (Surah Al-Mulk: 4)

1. Perintah Allah Ta’ala di ayat mempertegas perintah yang sama di ayat sebelumnya, ‘Lihatlah sekali lagi’

2. Tujuannya, meyakinkan siapa pun akan kesempurnaan ciptaan Allah Ta’ala. “Tidak akan menemukan cacat dan cela.

3. Imam Ibnu Katsir menuturkan, meskipun berulang-ulang dilakukan pemerhatian terhadap ciptaan Allah Ta’ala. hasilnya tetap akan kembali dengan keletihan, artinya tidak akan menemukan cacat atau cela dalam semua ciptaan-Nya.

4. Subhanallah, demikian agung tanda ‘Mulkiyyah’ Allah Ta’ala yang tercermin pada makhluk ciptaan-Nya.

5. Manusia yang menggunakan akal, ilmu dan bersandar pada wahyu akan semakin bertambah imannya.

Tadabur Surah Al-Mulk ayat 5

Kokoh dan Indahnya Langit yang Dihiasi Bintang-Bintang

وَلَقَدۡ زَیَّنَّا ٱلسَّمَاۤءَ ٱلدُّنۡیَا بِمَصَـٰبِیحَ وَجَعَلۡنَـٰهَا رُجُومࣰا لِّلشَّیَـٰطِینِۖ وَأَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابَ ٱلسَّعِیرِ

 “Dan sungguh Kami telah hiasi langit yang dekat, dengan bintang-bintang dan Kami jadikannya sebagai alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menyala-nyala.” (Surah Al-Mulk: 5)

1. Ayat ini menjadi bukti akan kesempurnaan dan keindahan langit, yang kokoh tanpa tiang penyangga.

2. Allah Ta’ala menghiasi langit dengan beragam bintang yang jumlah dan jenisnya tiada terhingga.

3. Selain sebagai keindahan, bintang juga berfungsi sebagai alat merajam setan, yang mencuri dengar informasi di langit.

4. Ungkapan yang digunakan tentang bintang ini adalah ‘Mashaabih’, yang artinya pelita atau suluh yang menerangi.

5. Imam Qatadah menuturkan kelengkapan fungsi bintang; sebagai perhiasan, alat rajam setan, dan cahaya petunjuk jalan.

6. Di akhir ayat ditegaskan, setan yang berusaha mencuri dengar, tidak hanya dirajam dengan bintang, namun disediakan juga neraka yang menyala-nyala.

7. Ungkapan ‘Langit yang dekat’ mengisyaratkan adanya lapisan langit yang paling jauh dari bumi. Subhanallah.

Sumber: Tulisan Ustadz Dr. Atabik Lutfhi, MA

Profil Ustadz bisa diklik pada tautan ini

Share This:
Tags: ,

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved