Follow us:

“YANG MEMBELAMU DI YAUMIL AKHIR”

Oleh: Ustadz Ahmad Susilo

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اَفَحَسِبْتُمْ  اَنَّمَا  خَلَقْنٰكُمْ  عَبَثًا  وَّاَنَّكُمْ  اِلَيْنَا  لَا  تُرْجَعُوْنَ

“Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?”

(QS. Al-Mu’minun 23: Ayat 115)

Disaat kita di padang makhsyar, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَاَ  مَّا  مَنْ  اُوْتِيَ  كِتٰبَهٗ  بِيَمِيْنِهٖ  ۙ  فَيَقُوْلُ  هَآ  ؤُمُ  اقْرَءُوْا  كِتٰبِيَهْ

“Adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kanannya, maka dia berkata, Ambillah, bacalah kitabku (ini).”

(QS. Al-Haqqah 69: Ayat 19)

Sampai srt 24

Adapun orang kafir,Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاَ  مَّا  مَنْ  اُوْتِيَ  كِتٰبَهٗ  بِشِمَا  لِهٖ  ۙ  فَيَقُوْلُ  يٰلَيْتَنِيْ  لَمْ  اُوْتَ  كِتٰبِيَهْ

“Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata, Alangkah baiknya jika kitabku (ini) tidak diberikan kepadaku.”

(QS. Al-Haqqah 69: Ayat 25)

Sampai srt 32.

Kita harus merasa takut, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا  تَّقُوْا  يَوْمًا  لَّا  تَجْزِ  يْ  نَفْسٌ  عَنْ  نَّفْسٍ  شَيْئًـا  وَّلَا  يُقْبَلُ  مِنْهَا  شَفَا  عَةٌ  وَّلَا  يُؤْخَذُ  مِنْهَا  عَدْلٌ  وَّلَا  هُمْ  يُنْصَرُوْنَ

“Dan takutlah kamu pada hari (ketika) tidak seorang pun dapat membela orang lain sedikit pun. Sedangkan syafaat dan tebusan apa pun darinya tidak diterima dan mereka tidak akan ditolong.”

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 48)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا  تَّقُوْا  يَوْمًا  لَّا  تَجْزِ  يْ  نَفْسٌ  عَنْ  نَّفْسٍ  شَيْئًـا  وَّلَا  يُقْبَلُ  مِنْهَا  عَدْلٌ  وَّلَا  تَنْفَعُهَا  شَفَا  عَةٌ  وَّلَا  هُمْ  يُنْصَرُوْنَ

“Dan takutlah kamu pada hari (ketika) tidak seorang pun dapat menggantikan (membela) orang lain sedikit pun, tebusan tidak diterima, bantuan tidak berguna baginya, dan mereka tidak akan ditolong.”

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 123)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤاَ  يُّهَا  النَّا  سُ  اتَّقُوْا  رَبَّكُمْ  وَا  خْشَوْا  يَوْمًا  لَّا  يَجْزِ  يْ  وَا  لِدٌ  عَنْ  وَّلَدِهٖ  وَلَا  مَوْلُوْدٌ  هُوَ  جَا  زٍ  عَنْ  وَّا  لِدِهٖ  شَيْــئًا  ۗ  اِنَّ  وَعْدَ  اللّٰهِ  حَقٌّ  فَلَا  تَغُرَّنَّكُمُ  الْحَيٰوةُ  الدُّنْيَا  ۗ  وَلَا  يَغُرَّنَّكُمْ  بِا  للّٰهِ  الْغَرُوْرُ

“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutlah pada hari yang (ketika itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya, dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun. Sungguh, janji Allah pasti benar, maka janganlah sekali-kali kamu teperdaya oleh kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu teperdaya oleh penipu dalam (menaati) Allah.”

(QS. Luqman 31: Ayat 33)

Rasulullah bersabda

Sifat tergesa gesa dlm urusan dunia itu dari syetan.Jangan terperdaya kehidupan dunia.Keadaan kita ketika di padang makhsyar.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَعُرِضُوْا  عَلٰى  رَبِّكَ  صَفًّا  ۗ  لَقَدْ  جِئْتُمُوْنَا  كَمَا  خَلَقْنٰكُمْ  اَوَّلَ  مَرَّةٍۢ  ۖ  بَلْ  زَعَمْتُمْ  اَ  لَّنْ  نَّجْعَلَ  لَـكُمْ  مَّوْعِدًا

“Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. (Allah berfirman), Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada pertama kali; bahkan kamu menganggap bahwa Kami tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (berbangkit untuk memenuhi) perjanjian.”

(QS. Al-Kahf 18: Ayat 48)

Rasulullah bersabda,Manusia akan dikumpulkan dlm keadaan telanjang!

Ya aisyah, urusan manusia saat itu berat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَوُضِعَ  الْكِتٰبُ  فَتَرَ  ى  الْمُجْرِمِيْنَ  مُشْفِقِيْنَ  مِمَّا  فِيْهِ  وَ  يَقُوْلُوْنَ  يٰوَيْلَـتَـنَا  مَا  لِ  هٰذَا  الْـكِتٰبِ  لَا  يُغَا  دِرُ  صَغِيْرَةً  وَّلَا  كَبِيْرَةً  اِلَّاۤ  اَحْصٰٮهَا  ۚ  وَوَجَدُوْا  مَا  عَمِلُوْا  حَا  ضِرًا  ۗ  وَ  لَا  يَظْلِمُ  رَبُّكَ  اَحَدًا

“Dan diletakkanlah Kitab (catatan amal), lalu engkau akan melihat orang yang berdosa merasa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, Betapa celaka Kami, Kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar melainkan tercatat semuanya, dan mereka dapati (semua) apa yang telah mereka kerjakan (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang jua pun.”

(QS. Al-Kahf 18: Ayat 49)

Pembela kita, Iman dan Amal shalih

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَتَرٰ  ى  كُلَّ  اُمَّةٍ  جَا  ثِيَةً  ۗ  كُلُّ  اُمَّةٍ  تُدْعٰۤى  اِلٰى  كِتٰبِهَا  ۗ  اَلْيَوْمَ  تُجْزَوْنَ  مَا  كُنْتُمْ  تَعْمَلُوْنَ

“Dan (pada hari itu) engkau akan melihat setiap umat berlutut. Setiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan.”

(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 28)

Takutlah!!!!!

Maka haruslah kita bersegera:

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لِلَّذِيْنَ  اسْتَجَا  بُوْا  لِرَبِّهِمُ  الْحُسْنٰى  ۗ  وَا  لَّذِيْنَ  لَمْ  يَسْتَجِيْبُوْا  لَهٗ  لَوْ  اَنَّ  لَهُمْ  مَّا  فِى  الْاَ  رْضِ  جَمِيْعًا  وَّمِثْلَهٗ  مَعَهٗ  لَا  فْتَدَوْا  بِهٖ  ۗ  اُولٰٓئِكَ  لَهُمْ  سُوْٓءُ  الْحِسَا  بِ  ۙ  وَمَأْوٰٮهُمْ  جَهَـنَّمُ  ۗ  وَبِئْسَ  الْمِهَا  دُ

“Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhan, mereka (disediakan) balasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan-Nya, sekiranya mereka memiliki semua yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak itu lagi, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu. Orang-orang itu mendapat hisab (perhitungan) yang buruk dan tempat kediaman mereka Jahanam, dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.”

(QS. Ar-Ra’d 13: Ayat 18)

Harta tidak ada nilainya, ketika tidak ada ketaatan.

Jangan lupakan akhirat!!!

Seperti orang kafiiir,,,!!!

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوا  اسْتَجِيْبُوْا  لِلّٰهِ  وَلِلرَّسُوْلِ  اِذَا  دَعَا  كُمْ  لِمَا  يُحْيِيْكُمْ  ۚ  وَا  عْلَمُوْۤا  اَنَّ  اللّٰهَ  يَحُوْلُ  بَيْنَ  الْمَرْءِ  وَقَلْبِهٖ  وَاَ  نَّهٗۤ  اِلَيْهِ  تُحْشَرُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.”

(QS. Al-Anfal 8: Ayat 24)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَا  يَسْئَـلُ  حَمِيْمٌ  حَمِيْمًا

“dan tidak ada seorang teman karib pun menanyakan temannya,”

(QS. Al-Ma’arij 70: Ayat 10)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يُّبَصَّرُوْنَهُمْ  ۗ  يَوَدُّ  الْمُجْرِمُ  لَوْ  يَفْتَدِيْ  مِنْ  عَذَا  بِ  يَوْمِئِذٍ  بِۢبَنِيْهِ

“sedang mereka saling melihat. Pada hari itu, orang yang berdosa ingin sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab dengan anak-anaknya,”

(QS. Al-Ma’arij 70: Ayat 11)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَ  صَا  حِبَتِهٖ  وَاَ  خِيْهِ

“dan istrinya dan saudaranya,”

(QS. Al-Ma’arij 70: Ayat 12)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَفَصِيْلَتِهِ  الَّتِيْ  تُـئْوِيْهِ

“dan keluarga yang melindunginya (di dunia),”

(QS. Al-Ma’arij 70: Ayat 13)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَنْ  فِى  الْاَ  رْضِ  جَمِيْعًا  ۙ  ثُمَّ  يُنْجِيْهِ

“dan orang-orang di bumi seluruhnya, kemudian mengharapkan (tebusan) itu dapat menyelamatkannya.”

(QS. Al-Ma’arij 70: Ayat 14)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَاِ  ذَا  نُفِخَ  فِى  الصُّوْرِ  فَلَاۤ  اَنْسَا  بَ  بَيْنَهُمْ  يَوْمَئِذٍ  وَّلَا  يَتَسَآءَلُوْنَ

“Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu (hari Kiamat), dan tidak (pula) mereka saling bertanya.”

(QS. Al-Mu’minun 23: Ayat 101)

Jangan terlalu cinta dunia!!

Hadist:

Tolong tunjukkan amal Allah akan mencintai, Rasulullah: Zuhudlah di dunia.Zuhud tidak harus miskin, compang camping.Rasulullah: Dunia hanya di tangan, tidak sampai ke hati.

Dari anasa bin malik, saat mati, mayyit akan diiringi 3 hal, dua balik. Harta, klg

Yg mengikuti, amaluhu,,!!

Yang di lihat Allah adalah amal  yang ikhlas.

Sungguh Allah tdk melihat rupamu, kedudukan, akan tetapi allah melihat hati dan amal ibadah.

Amal yang ikhlas!!!!!!

Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا مَاتَ ابنُ آدم انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya:

“Apabila seorang manusia meninggal, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga, yakni sedekah jariyah, atau ilmu yang diambil manfaatnya, atau anak saleh yang mendoakannya”. (HR Muslim)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَاۤ  اَمْوَا  لُـكُمْ  وَلَاۤ  اَوْلَا  دُكُمْ  بِا  لَّتِيْ  تُقَرِّبُكُمْ  عِنْدَنَا  زُلْفٰۤى  اِلَّا  مَنْ  اٰمَنَ  وَعَمِلَ  صَا  لِحًـا  ۙ  فَاُ  ولٰٓئِكَ  لَهُمْ  جَزَآءُ  الضِّعْفِ  بِمَا  عَمِلُوْا  وَهُمْ  فِى  الْغُرُفٰتِ  اٰمِنُوْنَ

“Dan bukanlah harta atau anak-anakmu yang mendekatkan kamu kepada Kami; melainkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda atas apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga).”

(QS. Saba’ 34: Ayat 37)

Amanu wa Amalushalih!!!!

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

مَنْ  عَمِلَ  صَا  لِحًـا  مِّنْ  ذَكَرٍ  اَوْ  اُنْثٰى  وَهُوَ  مُؤْمِنٌ  فَلَـنُحْيِيَنَّهٗ  حَيٰوةً  طَيِّبَةً  ۚ  وَلَـنَجْزِ  يَـنَّهُمْ  اَجْرَهُمْ  بِاَ  حْسَنِ  مَا  كَا  نُوْا  يَعْمَلُوْنَ

“Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”

(QS. An-Nahl 16: Ayat 97)

Ba la san Iman dan Amal shalih dg kesungguhan.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

مَنْ  عَمِلَ  سَيِّـئَـةً  فَلَا  يُجْزٰۤى  اِلَّا  مِثْلَهَا  ۚ  وَمَنْ  عَمِلَ  صَا  لِحًـا  مِّنْ  ذَكَرٍ  اَوْ  اُنْثٰى  وَهُوَ  مُؤْمِنٌ  فَاُ  ولٰٓئِكَ  يَدْخُلُوْنَ  الْجَـنَّةَ  يُرْزَقُوْنَ  فِيْهَا  بِغَيْرِ  حِسَا  بٍ

“Barang siapa mengerjakan perbuatan jahat maka dia akan dibalas sebanding dengan kejahatan itu. Dan barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan, sedangkan dia dalam keadaan beriman maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tidak terhingga.”

(QS. Ghafir 40: Ayat 40)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوْا  وَعَمِلُوا  الصّٰلِحٰتِ  ۙ  اُولٰٓئِكَ  هُمْ  خَيْرُ  الْبَرِ  يَّةِ

“Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.”

(QS. Al-Bayyinah 98: Ayat 7)

bagi orang kafir yang beramal!!!!!

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

مَثَلُ  الَّذِيْنَ  كَفَرُوْا  بِرَبِّهِمْ  اَعْمَا  لُهُمْ  كَرَمَا  دِ  ٭ِشْتَدَّتْ  بِهِ  الرِّيْحُ  فِيْ  يَوْمٍ  عَا  صِفٍ  ۗ  لَا  يَقْدِرُوْنَ  مِمَّا  كَسَبُوْا  عَلٰى  شَيْءٍ  ۗ  ذٰلِكَ  هُوَ  الضَّلٰلُ  الْبَعِيْدُ

“Perumpamaan orang yang ingkar kepada Tuhannya, perbuatan mereka seperti abu yang ditiup oleh angin keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak kuasa (mendatangkan manfaat) sama sekali dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.”

(QS. Ibrahim 14: Ayat 18)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ  الَّذِيْنَ  كَفَرُوْا  وَمَا  تُوْا  وَهُمْ  كُفَّا  رٌ  فَلَنْ  يُّقْبَلَ  مِنْ  اَحَدِهِمْ  مِّلْءُ  الْاَ  رْضِ  ذَهَبًا  وَّلَوِ  افْتَدٰى  بِهٖ  ۗ  اُولٰٓئِكَ  لَـهُمْ  عَذَا  بٌ  اَلِـيْمٌ  ۙ  وَّمَا  لَـهُمْ  مِّــنْ  نّٰصِــرِ  يْنَ

“Sungguh, orang-orang yang kafir dan mati dalam kekafiran, tidak akan diterima (tebusan) dari seseorang di antara mereka sekalipun (berupa) emas sepenuh bumi, sekiranya dia hendak menebus diri dengannya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang pedih dan tidak memperoleh penolong.”

(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 91)

 

WaAllahu A’lam

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2021, All Rights Reserved