Follow us:

Amalan yang Perlu Diperbanyak Selama Ramadhan

Ramadhan merupakan waktu yang tepat meningkatkan amal kebaikan karena Allah akan melipatgandakan ganjaran. Itulah mengapa Ramadhan merupakan bulan yang istimewa di antara bulan-bulan lainnya.

Rasulullah SAW mempunyai banyak amalan pada Ramadhan. Dan amalan-amalan Rasulullah SAW mungkin bisa juga dilakukan oleh umatnya di masa kini. Berikut amalan-amalan Rasulullah SAW pada Ramadhan:

Pertama, mengkhatamkam dan membaca Alquran

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis mengatakan mengkhatamkan Alquran merupakan tradisi Nabi Muhammad SAW pada Ramadhan. Bahkan Nabi Muhammad SAW mengkhatamkan Alquran dua kali pada Ramadhan terakhir akhir hayatnya.

Kiai Cholil menjelaskan, banyak para ulama terdahulu mengkhatamkan Alquran pada bulan ramadhan seperti Imam Syafi’i sebanyak 60 kali khatam Alquran. 

Mengapa dianjurkan memperbanyak membaca Alquran dan mengkhatamkannya? Karena ramadhan juga dikenal dengan syahrul quran. Pada bulan ini, Alquran diturunkan.

Kedua, memperbanyak sedekah

KH Muhammad Rusli Amin dalam bukunya “Mata Air Ramadhan” mengatakan bersedekah adalah salah satu amalan Rasulullah pada bulan ramadhan. 

Menurut Muhammad Rusli memperbanyak sedekah pads bulan suci salah satu cara memuliakan ramadhan. Orang yang bertakwa adalah orang yang suka menderma bahkan dalam situasi sulit sekalipun.

Sebagaimana hadis menyebutkan, “Nabi SAW adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau paling dermawan lagi pada bulan Ramadhan, yaitu ketika ditemui oleh Jibril. Malaikat Jibril menemui beliau pada tiap malam bulan Ramadhan untuk membacakan Alquran. Sungguh Rasulullah Saw adalah orang paling dermawan, dan kedermawanannya melebihi angin yang berhembus.” (HR Muttafaqun Alaih).

Ketiga, menjalankan shalat sunnah 

Muhammad Rusli menambahkan, Rasulullah juga memperbanyak shalat sunnah pada bulan ramadhan. Dan ini juga bagian dari menghormati datangnya Ramadhan. Sebab katanya orang yang bertakwa adalah mereka yang selalu memelihara shalat fardhu dan sunnah.

Ada banyak shalat sunnah yang dapat dikerjakan terutama sholat tarawih. Selain itu, shalat malam juga dapat ditingkatkan pada bulan ramadhan. Sebab sebagaimana diketahui salah satu keutamaan ramadhan adalah dilipatgandakan ganjaran amal dan doa-doa akan dikabulkan oleh Allah SWT. 

Allah SWT menggambarkan bagaimana keistimewaan Ramadhan dalam Surat Al-Baqarah ayat 185. Ayat tersebut berbunyi: 

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Syahru ramaḍānal-lażī unzila fīhil-qur’ānu hudal lin-nāsi wa bayyinātim minal-hudā wal-furqān(i), faman syahida minkumusy-syahra falyaṣumh(u) wa man kāna marīḍan au ‘alā safarin fa ‘iddatum min ayyāmin ukhar(a), yurīdullāhu bikumul-yusra wa lā yurīdu bikumul-‘usr(a), wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullāha ‘alā mā hadākum wa la‘allakum tasykurūn(a).

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.” (UYR/Republika)

Share This:

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved