Follow us:

Doa Nabi yang Dikabulkan Allah Agar Memusnahkan Kaum Raksasa di Bumi

Jangan pernah meremehkan doa. Meski sekadar tulisan atau ucapan, doa yang tulus pasti didengar dan dikabulkan Allah. Salah satu doa yang dikabulkan Allah adalah yang diucapkan Nabi Hud yang mendakwahkan tauhid kepada Kaum Ad.

Nabi Hud bersusah payah berdakwah menyebarluaskan kebajikan. Namun, kaum raksasa menolak dakwahnya, bahkan mengucilkannya dan tetap berbuat kemungkaran. Di tengah kesabaran menghadapi cobaan dari kaum raksasa yang biadab itu, Nabi Hud berdoa sebagai berikut, sebagaimana tertulis di dalam Surah Hud ayat 56

إِنِّى تَوَكَّلْتُ عَلَى ٱللَّهِ رَبِّى وَرَبِّكُم ۚ مَّا مِن دَآبَّةٍ إِلَّا هُوَ ءَاخِذٌۢ بِنَاصِيَتِهَآ ۚ إِنَّ رَبِّى عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Innī tawakkaltu ‘alallāhi rabbī wa rabbikum, mā min dābbatin illā huwa ākhiżum bināṣiyatihā, inna rabbī ‘alā ṣirāṭim mustaqīm

Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus”.

Allah mengabulkan doa tersebut. Kemudian memusnahkan kaum raksasa dari muka bumi ini. 

Tafsir ayat

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan sebagai berikut:

Allah SWT memberitahukan bahwa mereka berkata kepada nabi mereka “kamu tidak mendatangkan kepada kami suatu bukti yang nyata” yaitu hujjah dan bukti atas apa yang kamu akui

“dan kami sekali-kali tidak akan meninggalkan sembahan-sembahan kami karena perkataanmu” yaitu hanya karena perkataanmu, “Tinggalkanlah mereka” lalu kami meninggalkan mereka

“dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kamu” yaitu membenarkan

“Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu”

Mereka berkata,”Kami tidak menyangka melainkan bahwa sebagian sembahan itu menimpakan kegilaan ke akalmu karena kamu melarang kami menyembah mereka dan kamu mencela mereka”

Hud menjawab, “Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah dan saksikanlah oleh kalian, bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kalian persekutukan dari selain-Nya”

Dia berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri dari semua tandingan dan berhala itu”

“Sebab itu, jalankanlah tipu daya kamu sekalian terhadapku” yaitu oleh kalian dan sembahan-sembahan kalian, jika kalian benar

“Dan janganlah kalian memberi tangguh kepadaku” yaitu sekejap mata.

Firman Allah, “Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah, Tuhanku dan Tuhan kalian. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya.” yaitu di bawah kekuasaan-Nya. Dia adalah Hakim yang Maha Adil yang tidak berbuat aniaya dalam keputusan-Nya, sesungguhnya Dia berada pada jalan yang lurus.

Hal ini mengandung hujjah dan dalil yang pasti atas kebenaran dari apa yang dia bawa kepada mereka, dan kebathilan dari apa yang mereka kerjakan, yaitu menyembah berhala-berhala yang tidak memberikan manfaat, dan mudharat, bahkan berhala-berhala itu adalah benda mati yang tidak bisa mendengar, melihat, melindungi, dan memusuhi.

Sesungguhnya yang layak disembah dengan ikhlas hanya Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya yang di tangan-Nyalah itu kerajaan dan pengaturan. Tidak ada sesuatu pun melainkan berada di bawah kepemilikan, dan kekuasaan-Nya; maka tidak ada Tuhan dan Rabb selain Dia. (UYR/Republika)

Share This:
Tags: , ,

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved