Follow us:

Apakah Lulusan PTKIN Tak Kompetitif? Menag: Buktikan dengan Prestasi

Menteri Agama Nasaruddin Umar membantah anggapan bahwa lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tidak kompetitif di dunia kerja. Menag meminta stigma tersebut dijawab dengan capaian nyata. 

Hal ini disampaikan Menag saat melakukan kunjungan kerja di Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Sumatera Barat.

“Isu bahwa lulusan PTKIN tidak kompetitif itu keliru. Faktanya, banyak alumni PTKIN yang sukses di berbagai bidang, baik di pemerintahan, dunia usaha, maupun tingkat global, bisa kita buktikan dengan prestasi yang sudah tercapai,” tegas Menag, di Batusangkar, Selasa (28 April 2026).

Menag mengajak mahasiswa dan seluruh civitas akademika untuk memiliki rasa bangga sebagai bagian dari PTKIN. “Saudara harus bangga menjadi bagian dari PTKIN. Kita memiliki keunggulan yang tidak dimiliki perguruan tinggi umum. Jangan pernah merasa lebih rendah,” tegas Menag.

Menurutnya, keunggulan PTKIN terletak pada pendekatan keilmuan yang tidak memisahkan antara ilmu agama dan ilmu umum. Model ini dinilai menjadi kekuatan utama PTKIN. “Di PTKIN tidak ada dikotomi ilmu. Semua ilmu terhubung, saling menguatkan. Ini adalah kekuatan besar yang harus terus dikembangkan,” ujarnya.

“Keunggulan kita ada pada integrasi ilmu dan nilai. Ini yang membedakan kita dan justru menjadi daya saing utama,” tambah Menag.

Selain itu, Menag juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan di PTKIN, termasuk penguasaan teknologi dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman.

Dalam kunjungan tersebut, Menag juga meresmikan Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang dibangun melalui skema SBSN Tahun 2024. Pembangunan GKT ini bersumber dari dana SBSN Tahun 2024 dengan pagu sebesar Rp67.521.000.000, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.

Gedung empat lantai dengan konsep smart class ini diharapkan menjadi pusat kegiatan akademik modern yang mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kehadiran gedung ini diharapkan tidak hanya memperkuat sarana fisik kampus, tetapi juga menjadi pusat lahirnya inovasi dan peningkatan mutu pendidikan. (UYR/Kemenag)

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2023, All Rights Reserved